Profile
Nama Instansi : Perpustakaan LPMP Provinsi Sulawesi Tengah
Alamat : Jl. Dr. Sutomo No. 4, Palu  
No. Telp : (0451)422792
Nama Kepala Perpustakaan :
Website : http://lpmpsulteng.net
Email : lpmppalu@yahoo.com
Kode Pos :

Telusuri Katalog
 

Cikal bakal dari berdirinya Balai Penataran Guru (BPG) Palu berdiri sejak tahun 1991 sesuai SK mendikbud Nomor 0240a/0/1991 tanggal 2 Mei 1991 bersama BPG lainnya si seluruh Indonesia yang seluruhnya berjumlah 27 buah.

Balai Penataran guru (BPG) Palu menempati gedung-gedung kompleks bekas Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Palu yang dialih fungsikan dengan luas areal kurang lebih 28.368 M2.

Perjalanan BPG Palu kalau dilihat dari segi usia belum panjang, sejak kehadirannya tahun 1991, BPG Palu nanti dapat berjalan dengan baik pada awal tahun 1992 sesudah dibenahi semua tugas, fungsi, organisasi, tata kerja dan sebagainya, termasuk pengangkatan Kepala BPG Palu, Drs. Tanda Joto.

Berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 8841 9/A2.I.2/KP/I998 tanggal 16-11-1998 diserah terimakan dari Drs. F Noerkhaili kepada Drs. Ilyas Abd. Hamid pada bulan Kamis, 28 Januani 1999.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, nomor 087/O/2003, tanggal 4 Juli 2003, pemerintah mendirikan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tengah. Lembaga ini merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, yang dalam pelaksanaan tugasnya, dikoordinasikan oleh Direktorat Tenaga Kependidikan.

LPMP Sulawesi Tengah didirikan disetiap propinsi, sejumlah 32 lembaga. Pendirian LPMP disemangati oleh tuntutan era global dan pelaksanaan otonomi daerah, khususnya otonomi dalam bidang pendidikan. Munculnya paradigma baru dalam bidang pendidikan sebagai akibat dari pelaksanaan otonomi daerah juga telah mendorong percepatan pendirian LPMP. Agar terjadi peningkatan kinerja dan persaingan yang sehat dalam peningkatan mutu pendidikan. Karena alas an itulah maka LPMP didirikan. Keberadaan LPMP diyakini akan mendukung terwujudnya peningkatan mutu pendidikan nasional pada masa mendatang.

| Home